
Ku kira lukaku masih belum mengering. Ku kira rasa sakitku
masih terasa baru kemarin. Belum saatnya untukku memikirkan sosok baru. Belum siap
aku kembali untuk dipatahkan, sebab goresan darinya pun masih saja ku rasakan.
Namun, kau tiba-tiba datang. Menawarkan rasa
kenyamanan di antara kesemrawutan...