Ku kira lukaku masih belum mengering. Ku kira rasa sakitku
masih terasa baru kemarin. Belum saatnya untukku memikirkan sosok baru. Belum siap
aku kembali untuk dipatahkan, sebab goresan darinya pun masih saja ku rasakan.
Namun, kau tiba-tiba datang. Menawarkan rasa
kenyamanan di antara kesemrawutan hati dan pikiran yang sedang ku rasakan.
Membuatku sejenak melupakan rasa sakit, membuatku sejenak tertawa setelah
sebelumnya habis waktuku untuk menangis.
Aku mulai terlena dengan rasa nyaman yang kau berikan,
dan kemudian rasa takut datang menyerang.
Aku takut dikecewakan, diterbangkan lalu dijatuhkan
tanpa perasaan.
Ku kira ku tak boleh lupa. Seseorang sebelummu juga
pernah datang menawarkan rasa nyaman, membuatku jatuh cinta sampai akhirnya aku
dibuatnya jatuh sejatuh-jatuhnya.
Tak ada yang menjamin kau berbeda. Tak yang tahu kau
juga akan melakukan hal yang sama.
Apa aku terdengar seperti seseorang yang terlalu
paranoid?
Mungkin ya, atau mungkin tidak. Aku hanya sedikit
waspada, sudah ku kenal rasa sakit dikecewakan cinta, tak ingin kulangi
kesalahan yang sama.
0 komentar:
Posting Komentar