Rasa dan aksara adalah jodoh para pencinta kata

Jumat, 01 November 2019

Waktu, Ragu & Takdir




Semua ini hanya perihal waktu. Waktu yang tak pernah bisa berpihak padaku. Atau mungkin karena aku yang sering meragu? mungkin juga karena takdir yang sudah tersusun dan aku mau tak mau harus menerima semua itu.

Waktu selalu berkonspirasi agar kalian bersatu, selalu dengan kejamnya membuatku tak bisa berkutik dan hanya bisa diam melihat kebersamaanmu.

Perihal ragu. Aku bukan ragu mencintaimu. Aku hanya ragu untuk mengungkapkan perasaanku, meskipun saat itu aku tahu kau juga menyukaiku. Namun, selalu ada kehati-hatian yang membuatku tertahan dan tak mengungkapkan. Tunggu, diwaktu yang tepat, kataku.

Nyatanya, kehati-hatianku membuahkan rasa pahit nan menyakitkan. Setelah sekian banyak perhatian yang kuberikan, bagaimana mungkin kau masih saja salah menafsirkan? Tidak, bukan memberi harapan kosong maksudku, sungguh bukan itu. Apa kau tak bisa melihat ketulusanku? Apa tak bisa kau sadari bola mataku ini selalu tertuju padamu?

Ya, mungkin semua yang kulakukan memang tak pernah cukup bagimu. Segala yang ku anggap bukti ketulusanku mungkin hanyalah omong kosong bagimu. Hingga akhirnya waktu dengan kejam mempertemukanmu dengan dia, dan begitu lengkap dengan konspirasi kebetulannya sampai kau merasa keberadaanku patut digantikan olehnya.

Lengkap. Semua lengkap saling bekerja sama untuk memisahkan kita. Waktu dan semesta patuh pada takdir yang tak mengizinkan kita bersama.

0 komentar:

Posting Komentar

Social Profiles

Twitter Pinterest instagram

Popular Posts

Categories

Aku ingin cerita, tapi janji jangan bosan, ya. Aku ingin menceritakan semuanya padamu, bahkan hal kecil yang tak penting. Kamu ...

Copyright © 2025 Catatan Rosi | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes - Published By Gooyaabi Templates | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com